Mas-Sugeng.Com

  • Trik facebook
  • Bisnis online
  • Foto unik
  • Berita
  • Tisp dan trik
  • Game online
  • Internet gratis

iIklan

Home » Peristiwa » Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan

Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan

Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan
Gedung baru KPK. ©2015 Lintastoday
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sengaja memutarkan rekaman suara percakapan antara Mohamad Sanusi dengan manajer perizinan Agung Sedayu Group, Saiful Zuhri alias Pupung sebagai upaya menguatkan hakim terkait dugaan adanya keterlibatan pihak lain terkait suap pembahasan raperda reklamasi Jakarta. Dalam rekaman tersebut Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi disebut-sebut menjadi pihak yang membagi-bagikan uang kepada anggota Balegda DKI.

"Jadi apa yang disampaikan oleh saksi justru KPK membutuhkan penguatan termasuk juga kemungkinan kemunculan fakta-fakta baru di persidangan dan apakah kesaksian kesaksian itu akan masuk di dalam pertimbangan dari putusan hakim," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, Kamis (14/7).

Dengan diputarnya rekaman suara tersebut, lanjut Priharsa, pendalaman bagi-bagi uang terhadap anggota Balegda DKI pun semakin intens. Namun dia enggan mengomentari kemungkinan dalam waktu dekat akan muncul tersangka baru dalam kasus perkara penerimaan suap anggota DPRD DKI Jakarta soal pembahasan raperda reklamasi.

"Iya akan didalami ditunggu saja seperti apa jalannya persidangan kemudian nanti apakah dimunculkan di persidangan," kata priharsa.

Sebelumnya, pada agenda sidang terdakwa Ariesman Widjaja, Presdir Agung Podomoro Land, Rabu (13/7) penuntut umum dari KPK Jaksa Alif Fikri memutarkan rekaman suara percakapan Pupung dengan Sanusi.

Dalam rekaman tersebut Pupung berjanji akan membagi-bagikan uang terhadap anggota DPRD DKI jika hadir saat rapat paripurna dan segera mengesahkan rancangan peraturan daerah. Jika yang hadir pada rapat paripurna tidak memenuhi persyaratan, Pupung akan berkoordinasi lagi dengan bosnya yakni Sugianto Kusuma alias Aguan, CEO Agung Sedayu Group.

Bunyi percakapannya seperti berikut. "Gini bang, jadi kalau misalnya nanti jam 14.00 WIB lewat tidak ada apa-apa saya lapor bos, supaya dia bisa tekan Pak Prasetyo lagi," kata Pupung kepada Sanusi.

Sanusi pun mengatakan pembahasan sudah rampung namun sidang paripurna harus diundur. Belum lagi, Sanusi mengadu beberapa anggota DPRD DKI Jakarta khawatir tidak kebagian 'uang pelicin' tersebut karena Prasetyo diduga tidak sama rata dalam pembagi-bagian jatah.

Pupung juga menanggapi dalam pembagian uang oleh Prasetyo memang sangat berantakan.

"Itukan sebenarnya ngebaginya benar-benar kacau balau deh dia makannya kebanyakan".

Edit Post

Ditulis oleh: Tre - Rabu, 13 Juli 2016 - Rating: 4.5
Terima kasih sudah membaca artikel kategori Peristiwa dengan judul Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://cara-cara-baru.blogspot.com/2016/07/ini-alasan-kpk-putar-rekaman-suap.html. Jangan lupa share ke teman-teman ya. Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan
Tweet

Belum ada komentar untuk "Ini alasan KPK putar rekaman suap raperda di persidangan"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Entri Populer

  • Jokowi rapat dengan Menko Luhut bahas pengamanan serangan teroris
  • Libur Lebaran, Gunung Kidul diserbu 350 ribu wisatawan
  • Anwar dalih kabur mau lihat orangtua sakit
  • Seskab: Wakapolri tetap Komjen Budi Gunawan
  • Sengketa kantor Disnak Jabar, Aher sebut putusan pengadilan eror
  • Sindiran pedas Rizal Ramli ke Ahok karena surat Pulau G untuk Jokowi
  • Cara Cepat Menghilangkan Ketombe Palinng Ampuh Secara Alami
  • Menko Darmin semringah dapat rapor positif dari BPK
  • Tips Cara menggunakan Ram Manager Pro Apk di Android
  • Gugatan praperadilan Rohadi terhadap KPK atas inisiatif anak

Label

  • Android
  • Arus Balik
  • Berita Artis
  • DP BBM
  • Internet
  • Jakarta
  • Kapolri Tito Karnavian
  • Laptop
  • Lebaran 2016
  • Merawat Burung
  • Mudik Lebaran 2016
  • Paling Lucu
  • Peristiwa
  • Presiden Jokowi
  • Resep Kue
  • Resep Minuman
  • Resep Puding
  • Selebrity
  • Tips Hidup Sehat
  • Tips HP
  • Tutorial Blog
  • Uang
  • Vaksin Palsu
  • WNI Disandera Abu Sayyaf

Foto-foto unik

Trik facebook

s60v5

Sahabat

Hak cipta © 2012 Cara-Cara Baru Contact us | About | Privacy policy | Sitemap - Design Mas Sugeng - by: Blogger