Gedung Bareskrim Mabes Polri. ©2015 Lintastoday
Badan Reserse Kriminal Mabes Polri telah memeriksa dua dokter yang diduga terlibat dalam peredaran vaksin palsu. Dua dokter itu diindikasi bertugas sebagai dokter anak yang bekerja satu di antara 14 rumah sakit yang terindikasi penyebaran vaksin palsu.
"Keduanya masih diperiksa sebagai saksi, kami mau mendalami motifnya," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya di Gedung Bareskrim, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (14/7).
Agung mengatakan, dua dokter tersebut berperan sebagai orang yang menyalurkan vaksin palsu di rumah sakit tempat bekerjanya. Namun dia enggan menyebutkan rumah sakit mana yang dimaksud.
"Kami mendalami, mengapa mereka memesan vaksin itu dari bukan distribusi dan sudah berapa lama dia mempergunakannya," ujar Agung.
Menurutnya, dua dokter anak tersebut bisa ditetapkan sebagai tersangka jika hasil pemeriksaan menemukan keterlibatan keduanya dalam peredaran vaksin palsu.
"Nanti hasil pemeriksaan akan menentukan langkah status mereka," pungkas Agung.
Edit Post
Ditulis oleh:
Tre -
Kamis, 14 Juli 2016 - Rating:
4.5
Terima kasih sudah membaca artikel kategori Peristiwa /
Vaksin Palsu
dengan judul Kasus vaksin palsu, Bareskrim periksa dua dokter. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://cara-cara-baru.blogspot.com/2016/07/kasus-vaksin-palsu-bareskrim-periksa.html. Jangan lupa share ke teman-teman ya.
Kasus vaksin palsu, Bareskrim periksa dua dokter
Kasus vaksin palsu, Bareskrim periksa dua dokter
Kasus vaksin palsu, Bareskrim periksa dua dokter
Kasus vaksin palsu, Bareskrim periksa dua dokter
Kasus vaksin palsu, Bareskrim periksa dua dokter
Kasus vaksin palsu, Bareskrim periksa dua dokter
Kasus vaksin palsu, Bareskrim periksa dua dokter
Kasus vaksin palsu, Bareskrim periksa dua dokter
Kasus vaksin palsu, Bareskrim periksa dua dokter
Kasus vaksin palsu, Bareskrim periksa dua dokter
Kasus vaksin palsu, Bareskrim periksa dua dokter
Kasus vaksin palsu, Bareskrim periksa dua dokter