Mas-Sugeng.Com

  • Trik facebook
  • Bisnis online
  • Foto unik
  • Berita
  • Tisp dan trik
  • Game online
  • Internet gratis

iIklan

Home » Peristiwa » Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani

Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani

Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani
Pelantikan Tito Karnavian dan Benny Moerdani. ©2016 Lintastoday
Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Komisaris Jenderal (Komjen) Tito Karnavian sebagai Kepala Kepolisian RI di Istana Negara, Rabu (13/7). Jokowi langsung mengganti tanda pangkat di bahu Tito, dari bintang tiga menjadi bintang empat.

Hal ini terbilang istimewa. Biasanya pelantikan dan kenaikan pangkat menjadi jenderal penuh dilakukan terpisah. Hal ini juga terjadi untuk Kepala Staf TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Setelah pelantikan, dalam beberapa hari baru diikuti dengan Laporan Kenaikan Pangkat.

Foto Presiden Jokowi memasang pangkat ke pundak Jenderal Tito mengingatkan pada saat Presiden Soeharto melakukan hal serupa saat melantik Jenderal Benny Moerdani sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia tahun 1983.

Penunjukan Benny Moerdani menjadi Panglima TNI menyisakan banyak cerita menarik. Di kalangan TNI, nama Benny tak dikenal luas. Benny bergerak di belakang layar bertahun-tahun sebagai perwira intelijen. Jangankan masyarakat, seorang marinir yang berjaga di kantornya saja tak tahu kalau Benny adalah seorang kepala intelijen. Demikian misteriusnya Benny Moerdani.

Pada awal karir, prestasi Benny di Korps Baret Merah Kopassus sangat menonjol. Tapi karena berkonflik dengan Jenderal Ahmad Yani, Benny Moerdani kemudian digeser ke Kostrad. Berakhirlah karir Benny sebagai komandan pasukan.

Benny hanya pernah memimpin satuan setingkat batalyon. Dia tak pernah memimpin Komando Daerah Militer (Kodam), menjadi Danjen Kopassus atau Panglima Kostrad. Benny juga tak pernah menjadi Kepala Staf Angkatan Darat.

Tapi Benny adalah orang nomor satu di bidang intelijen era Soeharto. Saat itu dia menjabat Asisten Intelijen Menteri Pertahanan dan Keamanan, Asisten Intelijen Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib), Kepala Pusat Intelijen Strategis (Pusintelstrat), dan Wakil Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin).

Kenapa Soeharto memilih Benny?

Banyak analisa soal ini. Tapi awal tahun 1980, mulai banyak pihak menyerang langkah politik Soeharto yang mulai otoriter. Kalangan oposisi ini kebanyakan malah berasal dari Angkatan Darat, alumni Soeharto sendiri. Sejumlah jenderal mantan kolega Soeharto mulai gerah.

Ada nama Letjen Kemal Idris, Letjen M Jasin, Letjen HR Dharsono yang semula merupakan tangan kanan Soeharto mendirikan Orde Baru. Kini mereka berbalik menyerang Soeharto.

Soeharto harus memastikan Panglima TNI yang dipilihnya sangat loyal dan mampu melindungi dirinya. Dia melihat sosok ini ada pada Benny. Soeharto juga melihat Benny yang berasal dari kalangan minoritas tak akan mendapatkan dukungan rakyat untuk menjadi seorang Presiden.

Maka Soeharto melantik Benny Moerdani menggantikan Jenderal M Jusuf. Jusuf dikenal sebagai Panglima yang sangat dekat dengan prajurit. Dia gemar blusukan dan dielu-elukan rakyat di daerah. Konon Soeharto cemburu. Tak boleh ada matahari kembar.

Benny Moerdani menjadi Panglima TNI selama 5 tahun. Jabatannya berakhir saat dia mengkritik bisnis anak-anak Soeharto.

Edit Post

Ditulis oleh: Tre - Rabu, 13 Juli 2016 - Rating: 4.5
Terima kasih sudah membaca artikel kategori Peristiwa dengan judul Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://cara-cara-baru.blogspot.com/2016/07/membandingkan-pelantikan-jenderal-tito.html. Jangan lupa share ke teman-teman ya. Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani
Tweet

Belum ada komentar untuk "Membandingkan pelantikan Jenderal Tito dan Benny Moerdani"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Entri Populer

  • Rapor merah Paspampres di era Jokowi
  • Jokowi rapat dengan Menko Luhut bahas pengamanan serangan teroris
  • Libur Lebaran, Gunung Kidul diserbu 350 ribu wisatawan
  • Ini kata Ahok soal rencana Indonesia impor jeroan sapi
  • Anwar dalih kabur mau lihat orangtua sakit
  • Seskab: Wakapolri tetap Komjen Budi Gunawan
  • Guru SMP cubit murid dituntut 6 bulan penjara
  • Sengketa kantor Disnak Jabar, Aher sebut putusan pengadilan eror
  • Sindiran pedas Rizal Ramli ke Ahok karena surat Pulau G untuk Jokowi
  • Cara Cepat Menghilangkan Ketombe Palinng Ampuh Secara Alami

Label

  • Android
  • Arus Balik
  • Berita Artis
  • DP BBM
  • Internet
  • Jakarta
  • Kapolri Tito Karnavian
  • Laptop
  • Lebaran 2016
  • Merawat Burung
  • Mudik Lebaran 2016
  • Paling Lucu
  • Peristiwa
  • Presiden Jokowi
  • Resep Kue
  • Resep Minuman
  • Resep Puding
  • Selebrity
  • Tips Hidup Sehat
  • Tips HP
  • Tutorial Blog
  • Uang
  • Vaksin Palsu
  • WNI Disandera Abu Sayyaf

Foto-foto unik

Trik facebook

s60v5

Sahabat

Hak cipta © 2012 Cara-Cara Baru Contact us | About | Privacy policy | Sitemap - Design Mas Sugeng - by: Blogger